14 Maret 2010

Obat Sukun


Sukun kaya kandungan kimia saponin dan polifenol pada kulit, batang dan daun. Anggota famili Moraceae itu bersifat antidemam (daun) serta melancarkan ASI (kulit buah).
Nama ilmiah : Artocarpus communis
Nama daerah : Amu (Melayu), sukun (Jawa, Bali), sakon (Madura), karara bima (Flores)
KANDUNGAN KIMIA DAN EFEK FARMAKOLOGISNYA
Sukun kaya kandungan kimia saponin dan polifenol pada kulit, batang dan daun. Anggota famili Moraceae itu bersifat antidemam (daun) serta melancarkan ASI (kulit buah).
CARA BUDI DAYA
Perbanyakan tanaman dengan cangkok dan biji. Pemeliharaan tanamn ini mudah antara lain membutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan, terutama pupuk dasar. Sukun menghendaki tempat cukup matahari. Sebagai tanaman obat, sukun tidak boleh diberi pupuk kimia dan disemprot dengan pestisida.
BAGIAN TUMBUHAN YANG DIGUNAKAN DAN PEMANFAATANNYA
Daun dan kulit buah dimanfaatkan sebagi obat untuk mengatasi beragam penyakit sebagai berikut :
  • Demam
  • Penambah ASI
  • Jantung



Tapak Dara


Tapak dara kaya kandungan kimia seperti alkaloid. Terdapat lebih dari 70 macam alkaloid pada akar, batang, daun, biji, antara lain 28 bi-indole. Alkaloid anti kanker yang dikandungnya adalah vinblastine (VLB), vincristine (VCR), leurosine (VLR), vincadioline, leurosidine, catharanthine dan lochnerin.
Nama ilmiah : Catharantus roseus (L) G. Don
Nama daerah : Kembang sari cina, kembang serdadu, tapak dara, tai lantuan, kembang tembaga, paku rane (Jawa); rutu-rutu, rumput jalang (Sumatera)
Nama asing : Chang chun hua (Cina), vinca (Inggris)
KANDUNGAN KIMIA DAN EFEK FARMAKOLOGISNYA
Tapak dara kaya kandungan kimia seperti alkaloid. Terdapat lebih dari 70 macam alkaloid pada akar, batang, daun, biji, antara lain 28 bi-indole. Alkaloid anti kanker yang dikandungnya adalah vinblastine (VLB), vincristine (VCR), leurosine (VLR), vincadioline, leurosidine, catharanthine dan lochnerine.
Khasiatnya sebagai antineoplastik (anti kanker), sitotatiska, hipotensif (penenang), menyejukkan darah dan menghentikan pendarahan
CARA BUDI DAYA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Pemeliharaan tanaman ini antara lain membutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan, terutama pupuk dasar.
BAGIAN TUMBUHAN YANG DIGUNAKAN DAN PEMANFAATANNYA
Seluruh bagian tanaman baik segar maupun kering berkhasiat untuk mengatasi beragam penyakit sebagai berikut :
  • Kanker, limfa (Hodgkin), leukemia, limfosarkoma, dan chorionic epitelioma.
  • Acute limphocytic leukemia
  • Hipertensi
  • Kencing manis
  • Pendarahan akibat penurunan trombosit


Tempuyung


Tempuyung kaya kandungan kimia seperti α-lactuserol, β-lactuserol, manitol, inositol, silica, kalium, flavonoid, dan taraksasterol.
Khasiat tempuyung untuk menghilangkan panas dan racun, diuretic (peluruh kencing), serta penghancur batu saluran kemih, dan batu empedu.
  1. Nama ilmiah : Sonchus arvencis L
  2. Nama daerah : Tempuyung (Jawa), galibug, jombang, jombang lalakina, lempung, rayana (Sunda)
    Nama asing : Nie she tou (Cina)
KANDUNGAN KIMIA DAN EFEK FARMAKOLOGISNYA
Tempuyung kaya kandungan kimia seperti α-lactuserol, β-lactuserol, manitol, inositol, silica, kalium, flavonoid, dan taraksasterol.
Khasiat tempuyung untuk menghilangkan panas dan racun, diuretic (peluruh kencing), serta penghancur batu saluran kemih, dan batu empedu.
CARA BUDI DAYA
Perbanyakan tanaman dengan biji. Pemeliharaan tanaman ini antara lain membutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan, terutama pupuk dasar. Tempuyung menghendaki daerah yang cukup sinar matahari.
BAGIAN TUMBUHAN YANG DIGUNAKAN DAN PEMANFAATANNYA
Seluruh bagian tanaman berkhasiat untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut:
  • Radang payudara (mastitis)
  • Bisul
  • Kandung kencing dan empedu berbatu
  • Darah tinggi
  • Kencing batu


Wijaya Kusuma


Wijaya kusuma kaya akan kandungan kimia seperti asam sitrat. Khasiat bunga wijaya kusuma untuk menghentikan pendarahan, meredakan batuk dan dahak serta anti radang.
  1. Nama ilmiah : Epiphyllum oxypetalum Haw
  2. Nama daerah : Kembang hongte, wijaya kusuma (Jawa)
  3. Nama asing : Tan hua (Cina)
KANDUNGAN KIMIA DAN EFEK FARMAKOLOGISNYA
Wijaya kusuma kaya akan kandungan kimia seperti asam sitrat.
Khasiat bunga wijaya kusuma untuk menghentikan pendarahan, meredakan batuk dan dahak serta anti radang. Faedah lain untuk mengatasi tubercolosis paru dengan batuk asma, batuk darah, muntah darah, pendarahan pada wanita, dan hipertensi serta mengobati infeksi tenggorokan, radang lambung, sukar buang air besar, bisul, luka berdarah, bengkak, lemah dan meningkatkan stamina.
CARA BUDI DAYA
Perbanyakan tanaman dengan anakan dan stek. Pemeliharaan tanaman ini antara lain membutuhkan cukup air dengan penyiraman atau menjaga kelembaban tanah dan pemupukan, terutama pupuk dasar. Tanaman ini menghendaki tempat terbuka atau sedikit terlindungi.
BAGIAN TUMBUHAN YANG DIGUNAKAN DAN PEMANFATANYA
Bagian yang digunakan sebagai obat adalah bunga dan batang dan berkhasiat untuk mengobati beberapa penyakit sebagai berikut:
  • Tubercolosis paru, batuk darah, dan radang tenggorokan
  • Pendarhan rahim
  • Asma
  • Sukar buang air besar
  • Bisul dan luka berdarah
  • Hipertensi


Daun Suji


DAUN SUJI
Nama Ilmiah : Pleomele angustifolia
Nama daerah : Suji, hanjuang merak, jingkang ( sunda ), semar ( Jawa) ,bakong (Madura)
KANDUNGAN KIMIA DAN EFEK FARMAKOLOGI
Tumbuhan daun suji memiliki rasa yang tidak pahit, berbau harum dan bersifat dingin. Beberapa bahan kimia yang terdapat dalam daun suji diantaranya saponin dan flavonoid.
Efek farmakologis akar daun suji diantaranya nyeri lambung dan penawar racun, sedangkan daun untuk anti – inflamasi serta anti disentri.
PERBANYAKAN DAN PERAWATAN TUMBUHAN
Perbanyakan daun suji dapat dilakukan dengan setek, biji, cangkokan, dan okulasi . Namun hasil yang terbaik adalah dengan okulasi.
Tumbuhan daun suji dirawat dengan disiram air yang cukup, dijaga kelembaban tanahnya, dan di pupuk dengan pupuk organik . Tumbuhan ini memerlukan tempat yang sedikit terlindung dari sinar matahari.
BAGIAN TUMBUHAN YANG DI GUNAKAN DANPEMANFAATANNYA
Bagian daun, akar dan batang dapat dimanfaatkan untuk mengobati beberapa penyakit sebaagaai berikut :
  • Disentri dan beri-beri
  • Kencing nanah
  • Nyeri Lambung
  • Nyeri haid
  • Penawar racun.


Hanjuang


Nama Ilmiah : Cordyline fruticosa
Nama daerah : hanjuang (sunda), andong (jawa), penjuang (dayak), endong (bali), Kayu urip (madura).

KANDUNGAN KIMIA DAN EFEK FARMAKOLOGI
Hanjuang memiliki rasa manis, hambar dan bersifat menyejukan. Kandungan kimia dari tumbuhan ini belum banyak diketahui, tetapi kegunaan dari tumbuhan ini telah baanyak diketahui, diantaranya menyejukan darah, menghentikan pendarahan, dan menghilangkan bengkak karena memar ( antiswelling).

PERBANYAKAN DAN PERAWATAN TUMBUHAN
Perbanyakan tumbuhan hanjuang dilakukan dengan setek batang, dan stump.Setek dilakukan pada baatang yang keras. Stump diperoleh dengan mencabut tumbuhan hanjuang liar kemudian dipindahkan ke tempat budi daya, misalnya pot,
Tumbuhan hanjuang dirawat dengan di siram air yang cukup, dijaga kelembapantanahnya, dan di pupuk dengan pupuk organik.
BAGIAN TUMBUHAN YANG DI GUNAKAN DAN PEMANFAATANNYASeluruh bagian tumbuhan ,yaitu bunga , daun dan akar dapat digunakan untuk bergagai penyakit sebagai berikut :
  • kencing berdarah
  • Mencegah keguguran, haid terlalu banyak, dan wasir berdarah.
  • nyeri lambung dan ulu hati
  • TBC
  • Terlambat haid.



LinkWithin

Related Posts with Thumbnails